REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah kapal perang Angkatan Laut (AL) Rusia (Voyenno-morskoy flot Rossiyskoy Federatsii) bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada akhir Maret 2026. Ketiga kapal perang itu jenis Korvet Gromky-335, Kapal Selam Petropavlovsk Kamchatsky B-274, dan Kapal Tunda (Tugboat) Andrey Stepanov.
Kedatangan ketiga tamu itu sempat dikawal KRI Lambung Mangkurat-374 yang melaksanakan monitoring saat memasuki Perairan Jakarta pada Ahad (29/03/2026). Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran, sekaligus memberikan dukungan navigasi kepada kapal negara sahabat.
Dalam pelaksanaannya, KRI Lambung Mangkurat-374 berperan aktif memberikan panduan jalur pelayaran, melakukan pengawasan terhadap pergerakan kapal, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur. Awak KRI Lambung Mangkurat-374 pun membantu koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan dalam menyambut kapal tamu.
Komandan KRI Lambung Mangkurat-374, Letkol Laut (P) Dimas Bayu Darmawan menjelaskan, aktivitas pengawalan itu merupakan wujud kesiapan operasional dan peran aktif TNI AL dalam mendukung hubungan bilateral antarnegara. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap, hubungan TNI AL dan AL Rusia semakin erat dan mampu menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan.
Setiba di Pelabuhan Tanjung Prok, Wakil Komandan Pasukan dan Kekuatan di Timur Laut Armada Pasifik Rusia Laksda Evgeny N Myasoedov disambut Wadankodaeral III Brigjen (Mar) Dian Suryansyah. Brigjen Dian mewakili Dankodaeral III Laksda Uki Prasetia menjelaskan, muhibah delegasi Rusia memiliki makna lebih dari sekadar agenda kunjungan teknis.
"Kehadiran tiga kapal perang Federasi Rusia di Jakarta bukan sekadar singgah, tetapi simbol kuat hubungan bilateral. Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Russian Federation Navy semakin erat serta menjadi sarana pertukaran budaya yang positif," ujarnya.
Selama di Jakarta, para kru kapal Rusia dijadwalkan mengikuti berbagai agenda. Di antaranya, courtesy call ke pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan dengan prajurit Jalasena Kodaeral III, deck reception di atas kapal perang, city tour, hingga kegiatan open ship bagi prajurit TNI dan masyarakat umum.
Pada malam hari kedatangan, Wamenahn RI Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto, menghadiri kunjungan kehormatan di atas Kapal Korvet Gromkiy. Mewakili Menhan Sjafrie, Donny juga sempat meninjau Kapal Selam Petropavlovsk-Kamchatsky. Usai peninjauan teknis, ia menghadiri resepsi atas undangan Laksda Myasoedov.
Kedua pihak pun menegaskan eratnya hubungan kerja sama di bidang AL telah terjalin lama untuk menjaga stabilitas kawasan Asia-Pasifik. Menurut Myasoedov, persahabatan kedua kedua negara semakin kuat dari waktu ke waktu.
"Selama bertahun-tahun, kita telah melaksanakan latihan bersama serta pelatihan bersama di tingkat markas besar. Kita juga saling melakukan kunjungan untuk menunjukkan persahabatan dan kemitraan kita," ucapnya kepada awak media di Tanjung Priok.
Terkait perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan Asia-Pasifik, menurut Myasoedov, Rusia berupaya mendorong perkembangan hubungan antarnegara yang normal. Selain itu, ia meyakini, hubungan antara angkatan ditopang oleh kemitraan yang kuat, saling pengertian, dan komitmen untuk terus mempertahankan hubungan baik.

4 hours ago
2

















































