loading...
Warga negara Amerika Serikat (AS) Marc Fogel. Foto/Ruwiki
WASHINGTON - Rusia membebaskan warga negara Amerika Serikat (AS) Marc Fogel setelah berunding dengan para penasihat Presiden Donald Trump, Gedung Putih mengumumkan pada hari Selasa (11/2/2025).
Fogel, seorang mantan guru sekolah dan diplomat AS, dijatuhi hukuman 14 tahun penjara pada tahun 2022 atas tuduhan perdagangan narkoba.
Pada Selasa pagi, beberapa situs melaporkan jet pribadi milik Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff telah memasuki wilayah udara Rusia dan mendarat di Moskow.
Duta Besar AS untuk Rusia Lynne Tracey kemudian terlihat oleh RIA Novosti di Kementerian Luar Negeri Rusia.
"Hari ini, Presiden Donald J. Trump dan Utusan Khususnya Steve Witkoff dapat mengumumkan Witkoff meninggalkan wilayah udara Rusia bersama Marc Fogel, seorang warga negara Amerika yang ditahan oleh Rusia," ujar Penasihat Keamanan Nasional AS Mike Waltz.
Dia menambahkan Trump, Witkoff, dan penasihat presiden lainnya menegosiasikan pembebasannya sebagai bagian dari "pertukaran."
Moskow belum mengomentari perkembangan tersebut sejauh ini. Pengacara Fogel dari Rusia mengonfirmasi pembebasannya kepada TASS, seraya menambahkan rinciannya masih belum jelas.
Mantan diplomat itu telah naik pesawat dan diperkirakan akan menghubungi tim hukumnya di Rusia setelah tiba di AS, imbuh pengacara tersebut.
Waltz memuji pembebasan Fogel sebagai "pertunjukan itikad baik dari Rusia dan tanda kami bergerak ke arah yang benar untuk mengakhiri ... perang di Ukraina."
Fogel adalah seorang guru di sekolah Anglo-Amerika di Moskow dan sebelumnya juga pernah menjadi staf di kedutaan AS di Rusia.
Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya