Pedagang merapikan buah pisang (ilustrasi). Setiap jenis buah membawa keunikan nutrisi yang berbeda-beda bagi tubuh. Pisang misalnya, dapat membantu menjaga tingkat energi sekaligus menawarkan jumlah kalium yang tinggi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memilih menu sarapan yang tepat sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang yang ingin memulai hari dengan gaya hidup sehat. Di tengah berbagai pendapat yang saling bertentangan mengenai waktu terbaik mengonsumsi buah-buahan, konsultan nutrisi dari Jaslok Hospital and Research Centre di Mumbai, India, Sonal Chandalia, memberikan pencerahan yang sangat berharga.
Menurutnya, buah adalah pilihan yang sangat cerdas untuk dikonsumsi pada pagi hari asalkan dilakukan dengan penuh kesadaran dan cara yang tepat. "Seseorang tentu dapat mengonsumsi buah di pagi hari untuk memulai hari dengan penuh semangat. Hal ini menjadi lebih bermakna bagi mereka yang terbiasa berolahraga di pagi hari," kata Sonal dikutip dari laman Hindustan Times pada Jumat (9/1/2026).
Banyak orang merasa ragu mengonsumsi buah saat perut kosong karena khawatir akan lonjakan gula darah atau penambahan berat badan. Namun, Sonal menjelaskan bahwa gula alami dalam buah, yang disebut fruktosa, sebenarnya adalah jenis "gula lambat" karena dicerna secara independen tanpa tergantung pada hormon insulin.
Mengonsumsi buah yang tepat pada pagi hari justru dapat membantu mengelola keinginan makan makanan manis sepanjang hari serta mendukung upaya penurunan berat badan. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, ia menyarankan agar kita selalu memilih buah-buahan musiman.
Setiap jenis buah membawa keunikan nutrisi yang berbeda-beda bagi tubuh. Sonal menjabarkan beberapa pilihan terbaik yang bisa ditambahkan ke dalam piring sarapan Anda. "Buah jeruk dan jeruk nipis manis menawarkan dosis harian Vitamin C; stroberi, bluberi, dan delima menyediakan antioksidan penting; melon putih mendukung hidrasi; dan pisang membantu menjaga tingkat energi sekaligus menawarkan jumlah kalium yang tinggi," ujarnya.
Kombinasi nutrisi ini tidak hanya memberikan energi instan, tetapi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh sejak awal hari. Namun, ada sebuah rahasia kecil agar konsumsi buah di pagi hari tidak memicu masalah pencernaan seperti asam lambung. Sonal menyarankan untuk memadukan potongan buah dengan segenggam kecil kacang-kacangan, seperti almon atau kenari. Kombinasi antara serat buah dan lemak sehat dari kacang ini sangat efektif untuk mencegah keasaman di usus sekaligus memberikan dorongan imunitas yang lebih kuat.
Meski demikian, prinsip moderasi tetap harus dikedepankan. Sonal memberikan peringatan khusus bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu. "Asupan fruktosa yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida. Bagi mereka yang memiliki masalah hati berlemak (fatty liver), sangat disarankan untuk melakukan kontrol porsi dengan membatasi konsumsi buah hanya satu porsi di pagi hari," kata dia.

13 hours ago
3














































