Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST Bantargebang

3 hours ago 3

PEMERINTAH Provinsi Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu atau TPST Bantargebang dalam menghadapi ancaman kebakaran saat musim kemarau sekarang ini. Mereka meminimalisir risiko kebakaran seperti yang sedang dialami TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang. 

Kepala Dinas LH Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan pemerintah mengambil langkah antisipatif sejak dini untuk memastikan operasional TPST Bantargebang tetap aman, terkendali, dan tidak mengganggu pelayanan pengelolaan sampah bagi masyarakat. “Musim kemarau membutuhkan kewaspadaan tinggi, terutama di kawasan landfill,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin, 6 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Bentuk antisipasi yang bisa dilakukan, kata dia, mulai dari pemantauan dan pencegahan titik api, pembekalan peralatan petugas di lapangan, hingga koordinasi lintas sektor untuk menghadapi potensi risiko kebakaran sejak dini. Termasuk penyusunan standar operasional prosedur apabila terjadi kondisi darurat. 

Pengawasan dilakukan secara langsung maupun menggunakan drone untuk membantu pemetaan area rawan dan deteksi dini potensi titik api. Sejumlah langkah pencegahan langsung di lapangan, antara lain perapihan atau stripping pada lahan yang telah mengering, pembersihan tanaman dan vegetasi kering di area zona penimbunan, serta patroli rutin di kawasan landfill.

Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas di kawasan TPST Bantargebang juga diperketat. Unit Pengelola Sampah Terpadu melarang seluruh bentuk pembakaran sampah di area Tempat Pembuangan Akhir dan sekitarnya. Kemudian juga memperkuat sosialisasi kepada petugas serta masyarakat sekitar, memasang spanduk larangan merokok, menerapkan larangan merokok bagi pemulung, pengemudi, dan petugas, serta membatasi akses masuk bagi pihak luar yang tidak berkepentingan.

“Kami ingin memastikan setiap potensi risiko dikendalikan dari sumbernya," ujar Dudi sambil juga menambahkan, "Keselamatan petugas, masyarakat sekitar, dan keberlanjutan layanan menjadi prioritas kami.”

Penyemprotan dan penyiraman air pada zona landfill di TPST Bantargebang menghadapi risiko kebakaran saat musim kemarau saat ini. (Dok. Dinas LH)

Untuk mendukung penanganan awal apabila ditemukan titik api, DLH Jakarta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, seperti pompa air, selang, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kolam penampungan air, tangki air, mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, serta mobil spray steam. Penyemprotan dan penyiraman air pada zona landfill dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengendalian risiko selama musim kemarau.

Dudi menambahkan, kesiapsiagaan juga diperkuat melalui pengoperasian Posko Siaga Bencana yang berjalan selama 24 jam secara bergiliran. Penugasan petugas piket ditetapkan melalui Surat Tugas Piket Siaga Bencana guna memastikan pemantauan lapangan, kesiapan personel, serta ketersediaan sarana mitigasi dapat berjalan rutin dan berkelanjutan.

Seluruh alat berat seperti excavator dan bulldozer, diklaim dalam kondisi prima dan siaga selama 24 jam. Alat berat tersebut dibutuhkan untuk mendukung proses lokalisasi area, membuka akses penanganan, dan membantu pengendalian apabila terjadi kebakaran di kawasan landfill.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |