Asmara Puspa, Kolaborasi Artistik Clemence Ellery x Svarna by IKAT Indonesia

1 hour ago 1

CANTIKA.COM, Jakarta - Dunia fashion dan fine jewelry bertemu dalam kolaborasi terbaru antara Clemence Ellery dan Svarna by IKAT Indonesia. Kolaborasi yang dipimpin Founder Svarna by IKAT Indonesi Didiet Maulana ini menghadirkan Asmara Puspa, koleksi yang memadukan tradisi tekstil Indonesia dengan seni metalwork kontemporer yang menciptakan dialog baru antara warisan budaya dan desain modern.

Dikenal karena kepiawaiannya mengangkat identitas Indonesia melalui tekstil, Didiet menjadikan kolaborasi ini sebagai langkah kreatif baru, di mana ia menerjemahkan estetika desainnya ke dalam perhiasan bernilai tinggi untuk pertama kalinya. Memilih bunga sebagai inti narasi, bunga juga menjadi simbol perubahan, ketangguhan, dan cinta yang terus berkembang. Selain itu, koleksi ini juga hadir terinspirasi dari komposisi visual Batik Buketan, gaya batik historis yang dikenal dengan motif rangkaian bunga layaknya buket.

"Asmara artinya cinta, kalau puspa itu artinya bunga. Buat aku bunga itu melambangkan sesuatu yang tumbuh. Di era yang sekarang serba digital,  serba instan, serba cepat melihat dan alam yang memiliki proses, berkembang, (bunga tumbuh) mulai dari putik kemudian dia mekar, itu adalah sesuatu yang indah dan seperti halnya hidup. Hidup itu harus dirayakan sedemikian itu," tutur Didiet Maulana menjelaskan makna Asmara Puspa dalam konferensi pers yang digelar, Kamis, 27 November 2025 di Jakarta.

Sedangkan untuk Asmara, Didiet menuturkan, inspirasi itu hadir saat ia mengingat kembali momen di mana ia jatuh cinta dengan perhiasan, yaitu saat melihat sang nenek bersolek. "Nah kalau Asmara aku ambil ketikapertama kali jatuh cinta dengan perhiasan, saat melihat nenekku sedang bersiap-siap (1:04) untuk pergi. Mulai dari pasang sanggul sendiri, bikin sasakan, kemudian beliau selalu menyematkan entah itu bros atau kalung atau cincin di busananya," kata Didiet bercerita. Menurut sang nenek setiap hari adalah perayaan, dan tak harus menunggu sesuatu yang besar untuk memakai sesuatu yang indah, "Karena diri kita pun setiap hari pantas dirayakan," tambah Didiet.

Salah satu koleksi Asmara Puspa, Rangkai Puspa Metamorfosa yang hadir dengan perpaduan elemen bloom of pearls, sapphire, mother of pearl, brilliant diamond, green chalcedony, hingga carved rose quartz yang membentuk komposisi anggun dan puitis. Foto: Clemence Ellery

Detail Artistik Lewat Craftmanship Presisi

Melalui sudut pandang baru, elemen bunga seperti melati, mawar, anggrek, hingga teratai diwujudkan dalam bentuk perhiasan. Detail artistik ini diwujudkan melalui craftsmanship presisi dan pemilihan batu berwarna, termasuk sapphire, chalcedony, diamond, dan mother of pearl, sehingga setiap potongan perhiasan memiliki dimensi visual dan emosional.

Salah satu kekuatan utama Clemence Ellery, versatility, juga hadir kuat dalam koleksi ini. Setiap perhiasan dirancang mengikuti prinsip fleksibilitas, namun tetap mempertahankan kemewahan dan karakter. Beberapa karya bahkan mengusung mekanisme transformasi rumit, yang dikembangkan melalui riset panjang dan proses teknis yang detail.

Beberapa desain unggulan dalam koleksi ini termasuk, shoulder brooch yang dapat dilepas dan dipakai sebagai liontin kalung, kalung multifungsi yang bisa diubah menjadi gelang atau ornamen ikat pinggang, juga cufflinks uniseks pertama dari Clemence Ellery, dirancang agar dapat dikenakan oleh semua gender.

Melalui pendekatan ini, Asmara Puspa tidak hanya menjadi perhiasan, tetapi juga karya desain modular yang mampu mengikuti gaya hidup modern tanpa melepas akar budaya. “Ini adalah perayaan warisan yang tetap bergerak, cara baru untuk melihat bagaimana cerita yang selama ini ditenun dalam kain kini bisa diabadikan dalam logam,” ujar Didiet.

“Kami dan Didiet memiliki prinsip yang sama: warisan tidak seharusnya disimpan, tetapi dihidupkan kembali. Didiet menerjemahkan budaya lewat tekstil, sementara kami menyampaikan emosi melalui logam. Pendekatannya yang modern namun tetap menghormati akar tradisi sangat sejalan dengan visi kami," tambah CEO dan Co-founder Clemence Ellery Jenifer Patricia.

Koleksi Asmara Puspa kini telah resmi dirilis di Jakarta dan tersedia secara eksklusif melalui butik Clemence Ellery maupun platform daring brand tersebut. Kolaborasi ini menjadi simbol evolusi desain lokal: elegan, bernilai tinggi, dan membawa warisan ke masa depan dengan cara yang relevan dan penuh makna. (LK)

Pilihan Editor: Kebaya Diajukan ke UNESCO, Didiet Maulana: Semakin Bangga

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |