PENJAGA gawang Arsenal, David Raya, mengatakan keberhasilan timnya menjuarai Liga Inggris musim ini memberi suntikan kepercayaan diri menjelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. The Gunners akan menghadapi tim berjuluk Les Parisiens yang berstatus sebagai juara bertahan tersebut pada di Budapest pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Setelah tiga musim beruntun finis sebagai runner-up, Raya menyebut gelar Liga Inggris musim ini menjadi target yang wajib dicapai Arsenal. Gelar liga tersebut merupakan trofi Liga Inggris pertama Arsenal dalam 22 tahun terakhir. Klub asal London itu juga belum pernah menjuarai Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Itu sangat penting. Sejak saya datang ke sini, bahkan sebelumnya, itu memang menjadi tujuan utama. Klub ini ada untuk bersaing dan memperebutkan gelar-gelar terbesar, dan Liga Inggris adalah salah satunya. Kami berhasil mencapainya, dan itu akan memberi dorongan besar saat menghadapi final Liga Champions,” kata Raya kepada Diario AS.
Raya kembali meraih penghargaan Golden Glove Liga Inggris untuk musim ketiga berturut-turut setelah mencatatkan 19 clean sheet alias tak kebobolan bersama Arsenal musim ini. “Secara pribadi, saya merasa sedang berada dalam fase yang sangat bagus,” ujar penjaga gawang timnas Spanyol itu. “Tetapi ini bukan hanya soal saya. Catatan clean sheet yang kami raih adalah hasil kerja seluruh tim. Saya sangat senang bisa mencatat tiga Golden Glove berturut-turut, sesuatu yang tidak banyak dicapai kiper lain.”
Ia menambahkan solidnya pertahanan Arsenal menjadi salah satu kunci keberhasilan tim menjuarai liga musim ini. “Kami menjalani banyak pertandingan dengan sangat sedikit memberi peluang kepada lawan, dan itu membantu kami memenangkan kejuaraan, yang memang menjadi tujuan utama,” ucap Raya.
Raya juga memuji pelatih Arsenal, Mikel Arteta, yang mengambil alih tim pada Desember 2019 ketika klub masih terpuruk di papan tengah klasemen. “Saya pikir dia melakukan pekerjaan luar biasa. Cara dia mengambil alih klub saat situasinya tidak baik, lalu menghidupkannya kembali hingga berada di level tertinggi, terutama dengan memenangkan Liga Inggris yang sangat kami inginkan, menunjukkan kualitas dan karakter yang dia miliki. Dia tidak pernah menyerah, dan itu adalah pesan yang selalu dia tanamkan kepada kami," ucapnya.
PSG sebagai juara bertahan kini ditangani pelatih asal Spanyol, Luis Enrique. “Saya mengenalnya dengan baik,” ujar Raya. “Dia memberi saya debut di tim nasional dan saya sangat menghormatinya. Kami tahu dia pelatih yang luar biasa dan pribadi yang sangat baik.”
Menurut Raya, Luis Enrique selalu mencoba berbagai pendekatan untuk menyulitkan lawan. Meski demikian, Arsenal optimistis mampu memenangkan pertarungan taktik di final Liga Champions.
“Kami tahu kami kuat dalam situasi bola mati, dan semoga kami bisa mencetak gol dari set piece di final nanti.”

















































