CANTIKA.COM, Jakarta - Sunscreen atau tabir surya adalah produk yang sangat penting dalam perawatan kulit, berfungsi untuk melindungi kulit dari dampak buruk sinar ultraviolet (UV), yang bisa menyebabkan kulit terbakar serta meningkatkan risiko kanker kulit. Namun, tahukah kamu bahwa sunscreen juga memiliki tanggal kedaluwarsa? Mengetahui hal ini sangat penting agar perlindungan kulit yang diberikan tetap efektif.
Mengapa Sunscreen Memiliki Tanggal Kedaluwarsa?
Sunscreen mengandung bahan aktif yang bekerja untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Namun, bahan-bahan ini dapat kehilangan efektivitasnya seiring berjalannya waktu, terutama setelah produk dibuka. Menurut Food and Drug Administration (FDA), sunscreen dapat mempertahankan kekuatan perlindungannya selama tiga tahun setelah tanggal produksi. Setelah periode tersebut, efektivitasnya dalam melindungi kulit dari sinar ultraviolet (UV) dapat menurun sehingga kulit tidak mendapatkan perlindungan maksimal seperti yang seharusnya.
Cara Mengecek Masa Kedaluwarsa Sunscreen
Periksa Expired Date pada Kemasan
Perhatikan bagian bawah, leher, atau tutup botol untuk menemukan tanggal kedaluwarsa yang tercetak oleh produsen.
Perhatikan Simbol Period After Opening (PAO)
Beberapa produk mencantumkan simbol wadah terbuka dengan angka di dalamnya, seperti "12M", yang menunjukkan bahwa produk dapat digunakan selama 12 bulan setelah dibuka.Catat Tanggal Pembelian
Jika tanggal kedaluwarsa tidak tercantum, kamu dapat mencatat tanggal pembelian produk. Dengan begitu, kamu dapat memastikan bahwa sunscreen sebaiknya digunakan dalam waktu tiga tahun setelah tanggal pembelian.
Tanda-Tanda Sunscreen Telah Kedaluwarsa
Perubahan Warna: Sunscreen yang sudah kedaluwarsa bisa menunjukkan perubahan warna, misalnya menjadi lebih pudar atau memiliki warna kekuningan.
Perubahan Tekstur: Jika sunscreen berubah menjadi lebih cair atau memiliki konsistensi yang berbeda dari biasanya, itu bisa jadi tanda produk sudah tidak layak pakai.
Perubahan Aroma: Bau yang tidak sedap atau berbeda dari aroma asli juga dapat menjadi petunjuk bahwa sunscreen sudah kedaluwarsa.
Risiko Menggunakan Sunscreen yang Kedaluwarsa
Menggunakan sunscreen yang sudah kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko kulit terbakar akibat paparan sinar matahari karena bahan aktif yang ada di dalamnya telah kehilangan fungsinya. Selain itu, perubahan kimia pada produk yang sudah kadaluwarsa juga dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada kulit.
Tips Penyimpanan Sunscreen Agar Tetap Awet
Hindari Paparan Panas dan Sinar Matahari Langsung: Sebaiknya simpan sunscreen di tempat yang sejuk dan teduh untuk mencegah kerusakan pada formula produk.
Jauhkan dari Sumber Panas: Jangan biarkan tabir surya berada di tempat yang panas, seperti di dalam mobil pada hari yang panas, karena suhu yang tinggi dapat merusak kualitas produk.
Penting untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa dan kondisi fisik sunscreen agar perlindungannya terhadap kulit tetap optimal. Dengan cara penyimpanan yang tepat dan memastikan produk digunakan sebelum masa kedaluwarsa, kamu bisa menjaga kesehatan kulit dan mencegah risiko yang tidak diinginkan.
Pilihan Editor: Meghan Markle Spill Skincare Mengandung Kolagen, Harga di Bawah Rp200 Ribu
COPPERTONE | MAYO CLINIC | NHS
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika