loading...
Sekutu PM Israel Benjamin Netanyahu, Roni Mizrachi, pernah membuat ancaman terselubung terhadap Yordania. Foto/Flash90
TEL AVIV - Rezim Zionis telah baru-baru ini menyatakan bahwa Israel sedang terlibat perang empat front, yakni melawan Hamas di Jalur Gaza, melawan Hizbullah di Lebanon, melawan kelompok-kelompok perlawanan Palestina di Tepi Barat, dan melawan militer rezim Bashar al-Assad yang didukung Iran di Suriah.
Itu disampaikan Panglima Militer Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi dalam sebuah pertemuan dengan para rekrutan dari Brigade Golani awal bulan ini.
Halevi menambahkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengerahkan tentara Angkatan Darat darat ke Suriah, seraya mencatat bahwa Angkatan Udara dan dinas intelijen telah bergabung dalam operasi tersebut.
Setelah empat front tersebut, apakah Israel akan memperluas lagi perangnya, termasuk menyerang Yordania?
Sejauh ini belum ada rencana resmi Zionis Israel akan menyerang Yordania—musuh lama yang kemudian menjalin hubungan diplomatik.
Namun, seorang pengusaha Israel yang dikenal sebagai sekutu Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, Roni Mizrachi, telah membuat ancaman terselubung terhadap Yordania.
Ancaman pernah disampaikan ketika Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengusulkan perjanjian damai untuk mengakhiri perang dan menjamin "keamanan" Israel.
Mizrachi mengatakan kepada stasiun televisi Channel 14: "Apa yang kita lihat hari ini di Lebanon akan terjadi di Yordania berikutnya."
Dia mengeklaim bahwa Teheran dapat memperoleh pengaruh di Kerajaan Yordania seperti yang dimilikinya terhadap kelompok-kelompok Lebanon seperti Hizbullah.
Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya