Apa Itu Sugar Spike? Bikin Sakit Kepala saat Gula Darah Naik

1 day ago 5

CANTIKA.COM, Jakarta - Apakah kamu pernah merasa tiba-tiba ngantuk berat, sakit kepala, atau ingin ngemil manis setelah makan? Kondisi ini bisa jadi tanda sugar spike, yaitu lonjakan gula darah yang terjadi setelah konsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat olahan. Menariknya, sugar spike tidak hanya dialami penderita diabetes, tetapi juga orang dengan kondisi tubuh sehat jika pola makannya kurang seimbang.

Lonjakan gula darah yang sering terjadi dapat membuat tubuh terasa cepat lelah, sulit fokus, hingga memicu kebiasaan makan berlebihan. Karena itu, penting untuk memahami apa itu sugar spike dan bagaimana cara mengelolanya.

Apa Itu Sugar Spike?

Sugar spike adalah kondisi ketika kadar gula darah naik secara cepat dan drastis setelah makan. Secara alami, kadar gula darah memang akan meningkat usai makan, namun lonjakan yang terlalu tinggi dan terjadi dalam waktu singkat bisa membuat tubuh kewalahan mengaturnya.

Biasanya, sugar spike dipicu oleh konsumsi makanan yang mudah dipecah menjadi glukosa, seperti minuman manis, kue, roti putih, atau nasi putih dalam porsi besar. Akibatnya, glukosa langsung masuk ke aliran darah tanpa proses penyerapan yang bertahap.

Tanda dan Gejala Sugar Spike

Tidak semua orang menyadari saat mengalami lonjakan gula darah. Namun, beberapa gejala umum yang sering muncul antara lain:

  • Mudah lapar atau ingin mengonsumsi makanan manis

  • Tubuh terasa lelah atau lesu meski baru saja makan

  • Sulit fokus atau mengalami brain fog

  • Pandangan terasa sedikit kabur

  • Rasa haus yang berlebihan

Jika gejala ini sering terjadi, bisa jadi tubuh mulai kesulitan menjaga kestabilan kadar gula darah.

Mengapa Sugar Spike Perlu Diwaspadai?

Sugar spike yang terjadi berulang dapat membuat tubuh mengalami siklus naik-turun energi yang tidak stabil. Dalam jangka pendek, kondisi ini bisa memengaruhi produktivitas dan mood. Sementara dalam jangka panjang, lonjakan gula darah yang sering dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung.

Karena itu, menjaga kadar gula darah tetap stabil bukan hanya soal diet, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Cara Mencegah dan Mengatasi Sugar Spike

1. Pilih Karbohidrat yang Lebih Sehat

Tidak semua karbohidrat berdampak buruk. Pilih karbohidrat kompleks seperti oatmeal, beras merah, quinoa, sayuran, dan buah utuh. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kenaikan gula darah tetap stabil.

2. Kombinasikan Karbohidrat dengan Protein dan Lemak Sehat

Mengonsumsi karbohidrat bersamaan dengan protein dan lemak sehat dapat memperlambat penyerapan glukosa. Misalnya, mengombinasikan roti gandum dengan telur, alpukat, atau selai kacang tanpa gula tambahan.

3. Bergerak Ringan Setelah Makan

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 10–15 menit setelah makan dapat membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Cara sederhana ini efektif untuk menekan lonjakan gula darah setelah makan besar.

4. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Kurang minum dapat membuat gula darah menjadi lebih pekat. Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik sepanjang hari agar metabolisme glukosa berjalan optimal.

5. Jaga Pola Tidur dan Kelola Stres

Kurang tidur dan stres berlebihan dapat memicu hormon kortisol yang berperan dalam peningkatan gula darah. Menjaga waktu tidur yang cukup dan melakukan aktivitas relaksasi dapat membantu menstabilkan kadar gula darah secara alami.

Tips Sederhana untuk Sehari-hari

  • Jangan melewatkan sarapan agar energi lebih stabil sejak pagi

  • Perhatikan porsi makan, terutama untuk karbohidrat

  • Hindari ngemil makanan tinggi gula di malam hari

  • Biasakan membaca label nutrisi pada makanan kemasan

Sugar spike bukan kondisi sepele, melainkan sinyal bahwa tubuh sedang kewalahan mengatur gula darah. Dengan memilih makanan yang tepat, mengatur porsi, serta menerapkan gaya hidup aktif dan seimbang, kamu bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hasilnya, energi lebih konsisten, fokus meningkat, dan risiko masalah kesehatan jangka panjang pun dapat ditekan.

Pilihan Editor: Waspada Super Flu: Ini Fakta Penyebaran, Gejala, dan Pencegahannya

VERY WELL HEALTH | MEDICAL NEWS TODAY | HEALTHLINE | CDC

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |