Angka Kematian Jamaah Haji 2027 Turun, Komisi VIII: Ada yang Kecolongan

4 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Angka jamaah haji yang wafat dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026 turun dibandingkan tahun lalu. Kendati demikian, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tetap memberikan catatan kritis. DPR menilai proses penyaringan (istithaah) kesehatan jamaah masih menyisakan celah yang harus segera dievaluasi.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Basri Agus mengungkapkan, berdasarkan pantauan di lapangan masih ditemukan kasus jamaah yang secara kondisi fisik kurang siap namun tetap lolos keberangkatan ke Tanah Suci.

​"Masalah istithaah ini walaupun tahun 2026 orang yang meninggal cukup berkurang dibandingkan tahun yang lalu, tetapi ada juga yang kecolongan," ujar Hasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI bersama pengurus KBIHU asal DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Hasan menduga adanya ketidaktelitian dari tim medis di tingkat daerah dalam melakukan verifikasi kesehatan calon jamaah. Akibatnya, beberapa jamaah yang memiliki risiko kesehatan tinggi tetap diberangkatkan tanpa pengawasan yang memadai.

​"Ini mungkin ketidaktelitian dari pihak kesehatan di daerahnya masing-masing. Itu juga menjadi bahan evaluasi kami ke depan," ucapnya. 

Di sisi lain, Hasan juga meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk memperketat pengawasan dan pendampingan di lapangan. KBIHU diharapkan tidak hanya fokus pada jamaah yang terdaftar dalam kelompoknya, melainkan juga ikut mengulurkan tangan bagi jamaah mandiri, khususnya para lansia yang membutuhkan bantuan fisik maupun logistik selama di Arab Saudi.

Evaluasi ketat terhadap standar istithaah kesehatan ini dinilai krusial agar tren penurunan angka kematian jamaah haji dapat terus dipertahankan secara konsisten pada musim-musim haji mendatang.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan, sebanyak 350 jamaah haji Indonesia wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 2026. Meski jumlah tersebut dinilai masih cukup besar, angka kematian tahun ini turun lebih dari 100 orang dibandingkan musim haji tahun lalu.

"Tahun ini sampai hari ini ada 350 jamaah yang wafat, ini jumlah yang cukup besar menurut kami. Tapi Alhamdulillah, itu masih lebih rendah dibanding tahun lalu, selisihnya lebih dari 100," ujar Gus Irfan saat menyambut kepulangan perdana petugas haji Daerah Kerja (Daker) Makkah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, penurunan angka kematian tersebut menjadi salah satu capaian dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Namun demikian, pemerintah akan terus memperkuat aspek istithaah kesehatan bagi calon jamaah pada musim haji mendatang.

"Walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat dan perkuat lagi istithaah kesehatan bagi para jamaah kita," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |