Adaptasi Film Thailand Legendaris, Warga Rusun 609 Tawarkan Teror Mistis dan Drama Penggusuran

5 days ago 270

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi Rapi Films memperkenalkan proyek film horor komedi terbarunya berjudul Warga Rusun 609. Mengangkat realitas dinamika penghuni pemukiman padat, film ini membawa penonton menyelami perjuangan para warga yang harus berhadapan dengan dua ancaman sekaligus yakni bayang-bayang penggusuran hunian mereka dan teror mistis yang datang dari salah satu tetangga bernama Bunga.

Menggandeng Sky Media, Legacy Pictures, dan Vortera Studios, produser Sunil Samtani mengambil langkah untuk menggarap adaptasi lokal dari film horor legendaris asal Thailand berjudul Buppah Rahtree yang dirilis pada 2003 silam. Kendati telah melewati rentang waktu 20 tahun sejak kisah orisinalnya muncul, proyek ini dikemas ulang agar tetap memiliki esensi lokal yang sangat lekat dengan denyut kehidupan masyarakat Indonesia.

“Memang ini sudah cukup lama sih, 20 tahun yang lalu. Cuman, memang kita adaptasi, sebenarnya ini bukan remake ya, reboot biar lebih update. Komedinya kita jaga, karakternya semua kita jaga,” ujar Sunil Samtani saat konferensi pers perilisan trailer dan poster Warga Rusun 609 di Senayan, Senin (31/8/2026).

Sebelum melangkah ke proses produksi, Sunil mengatakan penentuan materi cerita ini telah melalui pertimbangan yang matang. Ia secara khusus mengajak penulis skenario Upi untuk ikut menonton dan memahami alur asli Buppah Rahtree.

Langkah tersebut dilakukan demi menemukan celah-celah kreatif baru sekaligus menyisipkan isu-isu terkini yang terasa familier bagi penonton Tanah Air.

Upi membagikan proses di balik penulisan ceritanya. Ia harus membangun kembali seluruh semesta kehidupan para penghuni rusun dari awal.

Bagi Upi, inti utama dari karya orisinilnya terletak pada jalinan hubungan antara manusia dengan dimensi gaib, yang kemudian dikemas ulang agar selaras dengan kultur lokal.

“Yang kita ambil poinnya adalah, ini kan sebenarnya ceritanya tentang hubungan manusia dan cerita tentang arwah yang belum selesai dengan masa lalunya. Ya, dari situ kita bangun ulang semuanya, ceritanya, termasuk karakternya yang kita sesuaikan dengan tentunya kultur dan karakter orang Indonesia,” kata dia.

Upi juga menyebut isu-isu yang diangkat ke dalam jalan cerita diambil dari dinamika sosial sehari-hari yang sering menjadi bahan obrolan hangat warga. “Termasuk juga mengangkat isu-isu hangat dari perbincangan bapak-bapak atau ibu-ibu di kampung atau rusun tersebut,” kata Upi.

Secara naratif, Warga Rusun 609 menitikberatkan kisahnya pada interaksi antarpenghuni di bangunan tersebut. Di balik riuk keramaian warga, terselip kisah pilu mengenai Bunga (diperankan oleh Ranty Maria), sosok hantu yang menetap di sana karena terus setia menunggu kehadiran sang kekasih.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |