75 Siswa SMKN 11 Semarang Diduga Keracunan MBG

14 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sebanyak 75 siswa SMKN 11 Semarang, Jawa Tengah (Jateng), diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (8/1/2026). Empat siswa di antaranya harus dirawat di rumah sakit. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng mengonfirmasi adanya kasus dugaan keracunan MBG di SMKN 11 Semarang. "Itu kejadiannya kemarin (Kamis)," ungkap Plt Kepala Cadang Dinas Wilayah I Disdikbud Jateng, Haris Wahyudi, ketika dikonfirmasi, Jumat (9/1/2025). 

Dia menerangkan, para siswa SMKN 11 Semarang mulai mengalami gejala seperti keracunan berupa pusing dan mual-mual pada sore sekitar pukul 16:00 WIB. "Kita data ada 75 anak yang melaporkan. Ada yang dirawat rumah sakit empat, kemudian yang dua sudah pulang ini," ujarnya seraya menambahkan bahwa para siswa lainnya hanya menjalani penanganan di rumahnya masing-masing. 

Haris mengungkapkan, SMKN 11 Semarang memiliki 1.400-an siswa. Dia mengatakan, Disdikbud Jateng akan ikut mendalami mengapa hanya 75 siswa yang mengalami gejala seperti keracunan setelah mengonsumsi MBG. 

"Nanti akan diteliti lebih lanjut. Mungkin karena faktor makanan yang sudah bau atau apa. Memang ada laporan dari siswa (makanannya) agak bau," kata Haris. 

Dia mengatakan menu MBG di SMKN 11 Semarang pada Kamis lalu terdiri dari nasi, oseng labu, perkedel tahu, ayam suwir, dan buah semangka. "Yang dirasa basi itu ayamnya," ujarnya. 

Menurut Haris, MBG di SMKN 11 Semarang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di daerah Banyumanik. "Kalau orang biasa menyebut SPPG yang ada di Kodam," ucapnya.

Namun Haris mengaku tidak mengetahui apakah SPPG tersebut dikelola Kodam IV Diponegoro atau pihak swasta. "Jadi sementara (aktivitas SPPG) dihentikan sambil dievaluasi dan dicari penyebabnya. Karena makanan basi dan lain sebagainya kan baru dugaan," ucap Haris. 

Dia menambahkan, tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) ikut terjun mendalami dan mengevaluasi kasus dugaan keracunan MBG di SMKN 11 Semarang. Sementara itu, Kabis Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengungkapkan, SPPG yang menyuplai MBG untuk SMKN 11 Semarang adalah SPPG Banyumanik Pudakpayung IV. 

"Nama SPPG-nya SPPG Banyumanik Pudakpayung IV. Sekarang sedang dicek oleh pihak Polrestabes Semarang dulu," kata Artanto ketika dihubungi. 

Artanto enggan menyampaikan soal siapa pemilik atau pengelola SPPG Banyumanik Pudakpayung IV. "Silakan konfirmasi ke BGN karena mereka yang punya wewenang untuk statement," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |