REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasar televisi premium di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat konsumen terhadap layar berukuran besar, kualitas gambar tinggi, serta teknologi pencahayaan yang semakin presisi. Salah satu teknologi yang mulai banyak ditawarkan di segmen ini adalah Mini LED dengan sistem dimming yang lebih rapat dan kemampuan menampilkan tingkat kecerahan tinggi.
TCL Indonesia memperkenalkan C7L SQD-Mini LED TV sebagai salah satu produk yang menyasar segmen tersebut. Perangkat ini dibekali hingga 1.352 Precise Dimming Zones, tingkat kecerahan puncak hingga HDR 3.000 nits pada model 65 inci ke atas, serta cakupan warna hingga 100 persen BT.2020.
Menurut perusahaan, performa Mini LED tidak hanya ditentukan oleh jumlah zona pencahayaan, tetapi juga arsitektur perangkat keras yang digunakan. TCL mengembangkan kombinasi Micro OD atau Optical Distance, Super Condensed Micro Lens, serta chip pemancar cahaya untuk meningkatkan kontrol pencahayaan di setiap zona.
Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi efek halo atau blooming yang kerap muncul di sekitar objek terang pada latar gelap. Pada saat bersamaan, sistem Mini LED tetap mempertahankan tingkat kecerahan tinggi tanpa risiko burn-in yang biasa dikaitkan dengan sebagian teknologi panel lainnya.
Pada C7L, sistem pencahayaan tersebut dikombinasikan dengan TCL All-domain Halo Control Technology. Teknologi ini digunakan untuk mengatur penyebaran cahaya agar detail gambar tetap terjaga pada adegan gelap maupun terang.
TV tersebut juga menggunakan panel HVA 2.0 Pro dari CSOT. Panel ini diklaim memiliki rasio kontras native yang lebih tinggi dan lapisan low reflection hingga 0,5 persen untuk mengurangi pantulan cahaya dari lingkungan sekitar.
Dari sisi reproduksi warna, TCL membenamkan teknologi Super QLED dan Ultra Color Filter. Keduanya ditujukan untuk memperluas gamut warna, meningkatkan kemurnian warna, serta memperhalus transisi antarnuansa.
Perusahaan menyebut peningkatan tersebut diarahkan agar warna tidak hanya terlihat lebih hidup, tetapi juga lebih konsisten pada berbagai jenis konten, mulai dari film, pertandingan olahraga hingga gim.
Selain visual, aspek audio juga menjadi bagian dari pengembangan perangkat ini. TCL menggandeng Bang & Olufsen untuk sistem audio pada C7L, dengan fokus pada kejernihan, detail, dan keseimbangan suara.
Evan Tang, CEO TCL Indonesia, mengatakan konsumen Indonesia menunjukkan minat terhadap televisi dengan kualitas gambar premium, tetapi tetap mempertimbangkan keterjangkauan harga.
“Sejak tersedia di Indonesia, C7L terus mendapat sambutan baik dari konsumen yang mencari kualitas gambar premium dengan harga lebih terjangkau. Kami akan terus mengedukasi pasar mengenai keunggulan teknologi SQD-Mini LED termasuk Precise Dimming Zones dan kontrol cahaya presisi yang menjadi nilai utama C7L,” ujar Evan.
TCL menilai pasar televisi premium tidak lagi hanya bersaing pada ukuran layar. Efisiensi pencahayaan, akurasi warna, kontras, tingkat refleksi, serta kemampuan mengelola gerakan juga menjadi faktor yang semakin diperhatikan konsumen.
Perkembangan tersebut mendorong produsen TV terus meningkatkan sistem Mini LED dengan zona pencahayaan yang lebih rapat dan algoritma pemrosesan gambar yang lebih kompleks.
TCL juga mengandalkan TCL CSOT sebagai basis pengembangan panel dan teknologi tampilannya. Perusahaan menyatakan integrasi antara manufaktur panel, riset, dan pengembangan menjadi salah satu faktor yang memungkinkan teknologi baru diterapkan secara lebih cepat pada produk komersial.
Berdasarkan data Omdia yang dikutip TCL, perusahaan tersebut menempati peringkat pertama dunia dalam pangsa pengiriman TV Mini LED pada 2025. TCL juga mengklaim posisi pertama dalam pangsa pengiriman TV berukuran 75 inci ke atas pada tahun yang sama.
Selain itu, perusahaan menyebut dirinya menempati posisi teratas dalam pangsa pengiriman Google TV sepanjang periode 2021 hingga 2025 berdasarkan data Omdia.
C7L berada dalam jajaran SQD-Mini LED TCL bersama C8L dan seri flagship X11L. Kehadiran beberapa model tersebut menunjukkan produsen semakin membagi pasar Mini LED ke dalam berbagai tingkat harga dan spesifikasi.
Di tengah persaingan televisi premium yang semakin ketat, teknologi seperti precise dimming, peningkatan gamut warna, filter warna, dan panel rendah refleksi diperkirakan akan menjadi salah satu area persaingan utama antarprodusen.
Bagi konsumen, perkembangan tersebut memperluas pilihan televisi premium yang tidak hanya menawarkan layar besar, tetapi juga peningkatan kualitas gambar, kontrol cahaya, dan pengalaman audio yang semakin terintegrasi.
sumber : Antara

2 hours ago
2















































