Kondisi Pengelolaan Sampah di Zona 5 TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Ratusan ton sampah di Kota Cimahi, Jawa Barat tak terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Hal itu dikarenakan adanya pembatasan pembuangan di TPA yang dikelola Pemprov Jabar itu.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan, produksi sampah yang dihasilkan masyarakat di Kota Cimahi setiap harinya mencapai 250 ton. Sedangkan yang dibuang ke TPA Sarimukti hanya 14 truk pengangkut sampah atau 60 ton.
"Sampah di Cimahi ini sehari 250 ton, tapi kapasitas di TPA Sarimukti terbatas. Sehari hanya 14 truk, kalau 14 truk berarti sekitar 60 ton. Sehingg harus diolah 190 ton per," kata Ngatiyana saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).
Pembatasan pembuangan sampah di TPA Sarimukti tertera dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Nomor: 6174/PBLS.04/DLH perihal Peringatan dan Pembatasan Pembuangan Sampah ke TPPAS Regional Sarimukti. Dalam SE itu, Kota Cimahi mendapat jatah maksimal 1.668 ton per dua pekan.
Ngatiyana mengatakan, dengan adanya pembatasan tersebut artinya masih banyak sampah yang harus dikelola Pemkot Cimahi. Kapasitan pengelolaan sampah di Kota Cimahi diakuinya saat ini masih terbatas. Sehingga kerap bermunculan tumpukan sampah liar di sejumlah titik.
"Kapasitas mesin pengelolaan sampah kita baru 50 ton sehari. Sehingga kami meminta masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumber, nanti diambil organik dan anorganik. Jadi sama-sama membantu untuk penanganan sampah," imbuh Ngatiyana.
Dirinya melanjutkan, Pemkot Cimahi memiliki impian agar sampah tak lagi dibuang ke TPA alias zero to landfill. Artinya, sebanyak 250 ton sampah akan dikelola di daerah. Impian itu di antaranya akan diwujudkan dengan keberadaan TPST Santiong yang akan beroperasi dan mengolah sampah hingga 85 ton setiap harinya.
"Tentunya kami punya target tidak buang sampah ke TPA Sarimukti. Selain pengelolaan yang kami lakukan, peran masyarakat tentunya memiliki peran penting," kata Ngatiyana.

4 hours ago
1

















































