PPI menyalurkan 133.014 ton pupuk subsidi sepanjang Januari hingga Juni 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menyalurkan 133.014 ton pupuk subsidi sepanjang Januari hingga Juni 2026. Distribusi tersebut dilakukan melalui jaringan operasional perusahaan yang tersebar di 26 provinsi untuk mendukung kebutuhan pupuk petani pada musim tanam.
Pelaksana Tugas Sekretariat Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PPI Eka Noprizal mengatakan, PPI menjalankan distribusi pupuk subsidi sebagai pelaku usaha distribusi PT Pupuk Indonesia di wilayah Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku.
“Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, PPI sebagai Pelaku Usaha Distribusi PT Pupuk Indonesia telah menyalurkan 133.014 ton pupuk subsidi,” ujar Eka dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Selain pupuk subsidi, PPI juga mendistribusikan 1.558,8 ton pupuk nonsubsidi. Dengan demikian, total penyaluran pupuk pada semester I 2026 mencapai 134.572,8 ton.
“Total penyaluran pupuk pada semester pertama 2026 mencapai 134.572,8 ton,” ujar Eka.
Eka mengatakan, penyaluran pupuk menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pasokan sarana produksi pertanian sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian.
“Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian,” katanya.
Menurut Eka, PPI terus mengoptimalkan jaringan distribusi agar penyaluran pupuk subsidi dapat berlangsung tepat sasaran dan tepat waktu. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga ketersediaan pupuk di berbagai daerah sesuai kebutuhan musim tanam.
“Melalui optimalisasi distribusi pupuk dan penguatan rantai pasok nasional, PPI berkomitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan serta mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Eka.

2 hours ago
4












































