Polres-Parimo siagakan 111 personel di jalur rawan mudik Lebaran.
REPUBLIKA.CO.ID, PARIGI, – Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong di Sulawesi Tengah menyiagakan 111 personel untuk mengamankan arus mudik dan balik Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Langkah ini dilakukan di sejumlah jalur rawan dan titik vital di wilayah tersebut.
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan A.N., menyatakan bahwa daerah Parigi Moutong memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama terkait kecelakaan lalu lintas dan potensi bencana alam seperti tanah longsor, khususnya di jalur pegunungan. "Parigi Moutong merupakan jalur vital lintas provinsi, sehingga intensitas kendaraan meningkat signifikan saat mudik," jelasnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, delapan pos pengamanan dan pelayanan telah disiagakan di titik-titik vital, mulai dari Tolai (Kecamatan Torue), Dolago, Parigi Selatan, Ampibabo, Tinombo, hingga Kecamatan Moutong yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo. Selain itu, satu pos terpadu ditempatkan di Pos Harison, Kota Parigi, serta pos pelayanan dan rest area di Simpang Tiga Desa Toboli di Kecamatan Parigi Utara dan Desa Ogomolos di Kecamatan Mepanga.
AKBP Hendrawan menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan tugas dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta instansi terkait. "Saya minta seluruh anggota memberikan pelayanan terbaik dan hadir sebagai pelindung serta pengayom masyarakat," tambahnya.
Polres Parigi Moutong juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik, untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Dengan kesiapan personel dan pos pengamanan yang tersebar di titik strategis, arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah ini diharapkan berjalan aman dan lancar.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area yang disediakan, serta tetap waspada di jalur rawan kecelakaan dan longsor," ujar Kapolres.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
3















































