KETUA Umum PSSI Erick Thohir menilai penampilan Mitchell Baker saat debut bersama timnas Indonesia menjadi jawaban atas kebutuhan skuad Garuda akan sosok penyerang murni. Baker mencetak tiga gol ketika Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 28 Juli 2026. "Memang salah satu kelemahan tim kita, kita tipis dari sisi striker," kata Erick kepada wartawan seusai pertandingan.
Menurut Erick, selama ini timnas Indonesia masih sangat bergantung pada Ole Romeny di lini depan. Kehadiran Baker diharapkan menambah variasi serangan, terutama karena memiliki postur yang ideal sebagai target man. "Selama ini kita bergantung kepada Ole. Hari ini Mitchell saya rasa punya tinggi yang memang diperlukan, 197 sentimeter, dan mobility-nya juga baik tadi kalau kita lihat. Mudah-mudahan jadi penebalan di striker," ujar Erick.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dalam pertandingan tersebut, Baker mencetak tiga gol pada menit keenam, ke-12, dan ke-53. Dua gol pertama lahir melalui sundulan setelah menerima umpan Thom Haye, sedangkan dua gol lainnya bagi Indonesia dicetak Sandy Walsh dan Jens Raven.
Erick menilai keunggulan tinggi badan Baker menjadi nilai tambah yang selama ini dibutuhkan timnas Indonesia, terutama untuk memaksimalkan umpan silang. Meski demikian, Erick mengingatkan perjalanan Indonesia di Piala AFF 2026 masih panjang. Ia tetap mengapresiasi racikan strategi pelatih John Herdman yang dinilainya mampu membawa perubahan positif bagi permainan tim. "Apa yang disajikan dengan taktikal dari coach John Herdman , saya rasa sampai hari ini masih sangat positif," kata Erick.
Ia juga berharap kondisi skuad terus membaik menjelang pertandingan berikutnya. Menurut dia, beberapa pemain masih dalam proses pemulihan cedera, di antaranya Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen.
"Mudah-mudahan tim tidak ada yang cedera, karena saya tahu ada beberapa masih pemulihan seperti Marselino, Ragnar," ujar Erick.
Sementara itu, Baker mengaku tidak menyangka dapat mengawali kariernya bersama timnas Indonesia dengan mencetak tiga gol. Penyerang berusia 19 tahun itu menyebut penampilan tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. "Ini mimpi yang menjadi kenyataan. Perasaan yang luar biasa. Saya tidak mungkin berada di sini tanpa tim, staf pelatih, dan semua orang yang membantu saya," kata Baker dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Menurut Baker, keberhasilannya mencetak hattrick pada laga debut merupakan hasil kerja sama seluruh pemain, bukan semata pencapaian individu. Ia juga menilai kemenangan atas Kamboja menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya. "Kami akan menikmati kemenangan ini, tetapi kami memiliki pertandingan lagi dalam beberapa hari. Kami harus terus bekerja keras," ujar dia.
Baker juga mengaku terkesan dengan atmosfer Stadion Pakansari yang dipenuhi pendukung timnas Indonesia. Ia menyebut dukungan suporter sepanjang pertandingan menjadi pengalaman terbaik sepanjang kariernya. "Stadion ini luar biasa. Suporternya luar biasa selama 90 menit. Ini pengalaman terbaik yang pernah saya miliki," kata dia.
Kemenangan 5-1 atas Kamboja menjadi awal positif bagi Indonesia di Grup A Piala AFF 2026. Tim asuhan John Herdman selanjutnya akan menghadapi Timor Leste di Chonburi Municipality Stadium, Thailand, pada Jumat, 31 Juli 2026.














































