Menjaga Asa di Balik Mata yang Mulai Meredup

3 hours ago 1

Siti Sahela (65) bersiap melakukan tindakan operasi katarak di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pasien menunggu antrean sebelum operasi katarak di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Siti Sahela (65) bersiap melakukan tindakan operasi katarak. Siti telah menjalani operasi katarak untuk mata sebelah kanan. Namun penglihatannya masih belum pulih, sebab mata kirinya masih mengalami buram. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Selama hampir setahun, Siti Sahela menjalani hari-hari dengan pandangan buram, berkabut, warna-warna pudar hingga sensitif terhadap cahaya. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga kesehatan meneteskan obat mata kepada Siti Sahela (65) sebelum melakukan tindakan operasi katarak. Saya pengen ngaji (baca Al Quran) lebih jelas lagi, kadang-kadang saya suka minta maaf sama Allah SWT kalo baca yasin ada kurang-kurangnya, ujar Siti kepada Republika, saat berjalan memasuki bilik operasi. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga kesehatan melakukan tindakan operasi katarak kepada pasien di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Saat memasuki bilik operasi, Siti tak hentinya merapal doa. Ia dan pasien lainnya sesekali menitipkan harapan kepada dokter saat matanya mulai dimasuki cairan ramuan medis. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Siti Sahela (65) bersiap melakukan tindakan operasi katarak di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga kesehatan melakukan tindakan operasi katarak kepada pasien di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga kesehatan melakukan tindakan operasi katarak kepada pasien di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Siti Sahela (65) usai operasi katarak di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Siti Sahela (65) didampingi anaknya usai menjalani operasi katarak di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Siti Sahela (65) didampingi anaknya usai menjalani operasi katarak di Rumah Sakit Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Program operasi katarak gratis tersebut diikuti oleh sekitar 110 pasien yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan mata dengan bebas biaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini katarak sehingga dapat menurunkan angka kebutaan akibat katarak. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan penderita katarak tampak antusias mengikuti program operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh RS Visindo, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Ahad (1/2/2026). Salah satunya Siti Sahela (65). Ia mengaku tak sabar untuk segera mendapat tindakan masuk ruang operasi katarak.

Sebelumnya, Siti telah menjalani operasi katarak untuk mata sebelah kanan. Namun penglihatannya masih belum pulih, sebab mata kirinya masih mengalami buram.

Selama hampir setahun, ia menjalani hari-hari dengan pandangan buram, berkabut, warna-warna pudar hingga sensitif terhadap cahaya.

"Saya pengen ngaji (baca Al Quran) lebih jelas lagi, kadang-kadang saya suka minta maaf sama Allah SWT kalo baca yasin ada kurang-kurangnya" ujar Siti kepada Republika, saat berjalan memasuki bilik operasi.

Saat memasuki bilik operasi, Siti tak hentinya merapal doa. Ia dan pasien lainnya sesekali menitipkan harapan kepada dokter saat matanya mulai dimasuki cairan ramuan medis. Siti hanya ingin kembali menyambut cahaya dalam setiap huruf dan ayat yang indah dalam Al Quran dengan jelas, dengan matanya sendiri.

Operasi katarak gratis ini digelar sebagai upaya membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan mata sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

sumber : Republika

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |