Sejumlah warga Nunukan berfoto di depan patok dua perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Ahad (19/7/2026). Sebatik merupakan pulau terluar berpenghuni yang wilayahnya dibagi menjadi dua negara yakni bagian utara masuk ke dalam wilayah Malaysia dan bagian selatan milik Indonesia. (FOTO : ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Patok perbatasan menjadi salah satu ikon Pulau Sebatik yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan karena menandai batas dua negara dalam satu pulau. Pulau Sebatik merupakan salah satu pulau terluar Indonesia. Wilayah bagian selatan berada di Indonesia, sedangkan bagian utara termasuk wilayah Malaysia. (FOTO : ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Keberadaan patok perbatasan menjadi simbol kedaulatan negara sekaligus pengingat pentingnya menjaga kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Indonesia. Selain memiliki nilai strategis, kawasan perbatasan di Pulau Sebatik juga berkembang menjadi tujuan wisata edukasi yang memperkenalkan sejarah dan geografi perbatasan Indonesia. (FOTO : ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
REPUBLIKA.CO.ID, NUNUKAN -- Pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menghadirkan pengalaman unik karena satu daratan dihuni oleh dua negara. Bagian utara pulau berada di wilayah Malaysia, sedangkan bagian selatannya merupakan bagian dari Indonesia.
Patok perbatasan yang berdiri di Desa Aji Kuning menjadi penanda kedaulatan sekaligus daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin melihat secara langsung batas dua negara dalam satu pulau.
sumber : Antara Foto

15 hours ago
4















































