Kesan Wisudawan Difabel UMJ: Kampus Beri Ruang Berkembang Tanpa Batas

5 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Danka Rahmadinah Talogo wisudawati dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (Faperta UMJ), menyampaikan pesan penuh haru dan inspiratif mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati, dalam rangkaian Acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I sesi 2 Tahun 2026 UMJ, yang berlangsung di Auditorium KH. Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Sabtu (23/5/2026).

Dalam sambutannya, Danka mengenang perjalanan selama menempuh pendidikan di UMJ yang menurutnya bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, juga ruang untuk belajar tentang perjuangan, kebersamaan, kerja sama, dan proses bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

“Universitas Muhammadiyah Jakarta bukan hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat bagi kami belajar tentang perjuangan, kebersamaan, kerja sama, serta bagaimana bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Danka juga menegaskan, UMJ telah menjadi kampus yang memberikan ruang bagi siapa saja untuk berkembang tanpa memandang latar belakang maupun keterbatasan yang dimiliki.

Ia mengaku sempat merasakan kekhawatiran ketika pertama kali memutuskan untuk berkuliah di UMJ, terutama terkait adanya kemungkinan diskriminasi dan penilaian dari sisi fisik. Namun, pengalaman yang ia rasakan justru sebaliknya.

“Saya merasakan lingkungan yang menerima, menghargai, dan memandang seseorang bukan dari kekurangannya, melainkan dari kemampuan dan potensi yang dimiliki,” tegasnya.

Menurutnya, UMJ telah memberikan rasa aman, nyaman, dan kesempatan yang luas untuk berkembang melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik.

Dalam kesempatan tersebut, Danka menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika UMJ yang telah mendampingi perjalanan mahasiswa hingga mencapai titik kelulusan.

“Terima kasih atas ilmu, kesabaran, perhatian, serta pengalaman berharga yang telah diberikan kepada kami,” ujarnya. Ia menilai dedikasi para pendidik dan seluruh elemen kampus menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan masa depan mahasiswa.

Menutup sambutannya, Danka mengajak seluruh wisudawan dan wisudawati terus belajar, berkembang, serta menjaga nama baik almamater di mana pun berada. Ia menegaskan, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru dalam kehidupan.

“Semoga setelah ini kita tetap menjadi pribadi yang rendah hati, terus belajar, terus berkembang, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama, serta jangan pernah lupa untuk menjaga nama baik almamater Universitas Muhammadiyah Jakarta di mana pun kita berada,” tutupnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |