Jimly Asshiddiqie Kenang Ryamizard Ryacudu: Tak Macam-macam

1 hour ago 2

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie menyebut mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebagai sosok prajurit yang profesional dan berhati-hati dalam mengambil keputusan. Kesan itu disampaikan Jimly saat menghadiri pemakaman Ryamizard di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Jimly memiliki relasi yang sangat erat dengan Ryamizard. “Saya bergaul cukup lama dengan almarhum. Saya ingin menjadi saksi di hadapan Allah bahwa almarhum ini orang baik, kerjanya profesional, dan tidak macam-macam,” kata Jimly.

Jimly bercerita, kedekatan keduanya telah terjalin sejak era reformasi pada 1998. Ketika itu Ryamizard menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, sementara  Jimly aktif sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat. 

Jimly mengingat masa-masa itu ia sering diajak dipanggil ke Markas Besar ABRI untuk memberikan pembekalan mengenai perubahan ketatanegaraan setelah amandemen Undang-Undang Dasar 1945. Menurut Jimly, Ryamizard merupakan salah satu anggota militer yang memahami tuntutan reformasi di tubuh TNI.

“Meskipun TNI profesional, dia memahami segala aspek reformasi TNI yang menjadi aspirasi dan tuntutan reformasi,” ujarnya.

Selain itu, kemistri Jimly dan Ryamizard semakin menguat setelah bersama-sama menggagas pembentukan Komisi Konstitusi pasca-amandemen UUD 1945. Jimly menyebut ketika itu Ryamizard menjadi salah satu petinggi TNI yang mendukung usulan tersebut. “Sayangnya Komisi Konstitusi itu tidak berhasil, maka jadilah UUD kaya sekarang,” kata dia. 

Lebih lanjut, hubungan keduanya semakin mengerat setelah berpasangan mengelola Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan periode 2010-2015. Saat itu Ryamizard yang menjabat Menteri Pertahanan berperan sebagai ketua, sementara Jimly menjadi wakilnya.

Selama bekerja sekitar 5 tahun masa jabatan itu, Jimly menilai Ryamizard selalu termasuk orang yang memiliki pikiran mendalam. “Dia itu sangat profesional dalam mengambil keputusan. Sangat berhati-hati, semua aspek dipertimbangkan,” ujarnya. 

Adapun Ryamizard wafat pada Ahad siang, 31 Mei 2026. Menteri Pertahanan era Presiden Joko Widodo itu menghembuskan napas terakhirnya di usia ke-76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta. 

Dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Ryamizard dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Selain Jimly, sejumlah pejabat dan tokoh militer juga ikut mengantar mendiang. 

Beberapa di antaranya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, dan puluhan purnawirawan lainnya. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |