CDIA Bukukan Pendapatan 82,1 Juta Dolar AS, Percepat Investasi Infrastruktur

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membukukan pendapatan bersih sebesar 82,1 juta dolar AS pada semester I 2026 atau tumbuh 22,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 66,9 juta dolar AS. Pertumbuhan tersebut ditopang ekspansi bisnis logistik dan pengembangan infrastruktur yang terus berjalan.

Berdasarkan keterangan tertulis manajemen CDIA di Jakarta, Rabu (29/7/2026), segmen logistik menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan pendapatan mencapai 27 juta dolar AS, meningkat 80,2 persen dibandingkan semester I 2025. Kenaikan itu didukung pengembangan bisnis logistik maritim dan darat.

Sementara itu, pendapatan segmen energi meningkat 5,4 persen menjadi 51,8 juta dolar AS dan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan perusahaan. Adapun segmen kepelabuhanan dan penyimpanan menyumbang pendapatan 2,5 juta dolar AS, sedangkan segmen lainnya sebesar 0,9 juta dolar AS.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, CDIA membukukan EBITDA sebesar 31,6 juta dolar AS, meningkat 25,3 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar 25,2 juta dolar AS. Marjin EBITDA juga meningkat menjadi 38,5 persen dari sebelumnya 37,7 persen.

Laba bersih setelah pajak tercatat 19,3 juta dolar AS dengan marjin laba bersih sebesar 23,5 persen.

Hingga 30 Juni 2026, CDIA memiliki kas, setara kas, dan surat berharga sebesar 658,7 juta dolar AS. Posisi likuiditas tersebut dinilai memberikan ruang bagi perusahaan untuk melanjutkan investasi pada proyek-proyek strategis.

Total aset perusahaan meningkat 10,9 persen menjadi 1,93 miliar dolar AS, sedangkan total liabilitas tercatat 826,3 juta dolar AS dan ekuitas mencapai 1,11 miliar dolar AS.

Untuk mendukung ekspansi, belanja modal (capital expenditure/capex) CDIA pada semester I 2026 mencapai 94,2 juta dolar AS, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 85 juta dolar AS.

Di sektor logistik, CDIA mengoperasikan kapal logistik kimia cair Novah berkapasitas 9.000 deadweight ton (DWT) yang melayani distribusi domestik maupun internasional. Perseroan juga memperluas armada melalui pengoperasian kapal Boreas dengan kapasitas serupa untuk mendukung distribusi bahan kimia dan rantai pasok industri.

Selain memperkuat armada, perusahaan mengalokasikan investasi 90 juta dolar AS untuk mengakuisisi 40 persen saham PT Armada Maritim Persada sebagai bagian dari ekspansi ke bisnis logistik pertambangan dan pengelolaan pelabuhan.

CDIA juga menginvestasikan 15,5 juta dolar AS untuk mengakuisisi 49 persen saham Petrosea Services Solutions Pte Ltd guna memperluas basis pelanggan, diversifikasi arus kargo, serta memperkuat potensi pertumbuhan jangka panjang.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |