REPUBLIKA.CO.ID, PESAWARAN -- Terik matahari yang menyengat siang itu tidak menyurutkan niat para pelancong untuk menikmati keindahan Pulau Pahawang di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Pulau Pahawang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan dengan panorama laut yang memikat, spot snorkeling, serta keindahan terumbu karang yang masih terjaga. Daya tarik itu membuat pulau yang dihuni sekitar 400 kepala keluarga tersebut terus ramai dikunjungi wisatawan.
Sebelum kapal diberangkatkan, perhatian para pelancong sempat tertuju pada atraksi anak-anak lokal di bibir pantai. Dengan gaya bebas dan tanpa alat bantu renang, mereka menyelam lincah ke dalam air untuk mengambil uang koin maupun lembaran uang yang dilempar wisatawan.
Atraksi itu menjadi pemandangan yang jarang ditemui di kawasan perkotaan. Anak-anak tersebut tampak begitu mahir menyelam, seolah telah akrab dengan laut sejak kecil.
Perjalanan menuju Pulau Pahawang dimulai dari Dermaga Ketapang, Lampung. Ketika perahu kayu perlahan meninggalkan dermaga, hamparan laut biru kehijauan yang berpadu dengan semilir angin laut seakan membuat para pelancong melupakan sengatan matahari siang itu.
Sekitar 30 hingga 45 menit mengarungi laut, gugusan pulau tropis mulai tampak dari kejauhan. Itulah Pulau Pahawang, destinasi wisata bahari yang dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi salah satu primadona pariwisata di Lampung.
Sepanjang perjalanan menuju pulau yang teduh dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan itu, para pelancong juga dapat menyaksikan atraksi ikan terbang atau torani yang sesekali melompat di permukaan laut secara tiba-tiba.
“Ikan itu bisa terbang cukup jauh, sekitar 5 sampai 8 meter,” kata tour leader, Ical.
Pulau Pahawang menawarkan perpaduan keindahan laut, suasana desa pesisir yang tenang, serta panorama bawah laut yang memikat. Tak sedikit wisatawan menyebut Pahawang sebagai “Maldives”-nya Lampung karena kejernihan air lautnya yang masih alami.
Keindahan bawah laut itulah yang membuat banyak wisatawan lokal maupun mancanegara rela datang untuk menikmati pesona terumbu karang dan biota lautnya. Kondisi air yang relatif tenang juga menjadikan kawasan ini cocok untuk aktivitas snorkeling, bahkan bagi wisatawan pemula.
Para pelancong kini tidak perlu repot mencari titik terbaik untuk snorkeling. Pengelola Pulau Pahawang telah menyediakan sejumlah lokasi favorit yang menyuguhkan panorama bawah laut memikat begitu wisatawan menenggelamkan kepala ke dalam air.
Di salah satu area snorkeling, para peserta diajak melihat lebih dekat ikan Nemo atau yang dikenal sebagai ikan badut. Kawasan yang berada di Taman Nemo itu menjadi daya tarik tersendiri karena ikan-ikan tersebut tampak jinak dan tidak takut mendekati manusia.
sumber : Antara

4 hours ago
3














































