Bersama Tujuh Menlu Negara Muslim, Sugiono Kecam Keras Penyusupan Ribuan Pemukim Yahudi ke Al Aqsa

3 hours ago 6

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono bersama menteri luar negeri Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Türkiye, dan Uni Emirat Arab mengecam dengan sekeras-kerasnya eskalasi yang dilakukan Israel di Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif.

Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui pernyataan bersama melalui platform media sosial X pada Jumat, menyampaikan bahwa para menteri luar negeri tersebut secara khusus mengecam aksi penyusupan massal para pemukim yang terus berlanjut dan dipimpin oleh menteri-menteri ekstremis Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif.

Mereka menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan, serta status quo historis dan hukum di tempat-tempat suci di Yerusalem Timur yang diduduki.

Para menteri juga menyatakan penyesalan yang mendalam dan mengecam dengan sekeras-kerasnya tindakan-tindakan ilegal dan ekstrem berupa hasutan, seruan untuk memobilisasi penyusupan, serta kekerasan yang dilakukan oleh menteri-menteri dan kelompok-kelompok ekstremis Israel.

Menurut pernyataan tersebut, tindakan-tindakan provokatif itu memicu kebencian dan ekstremisme serta menghambat upaya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan berdasarkan solusi dua negara.

Para menteri turut menyatakan bahwa pembatasan akses ke Kota Tua Yerusalem dan tempat-tempat ibadah di dalamnya, merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, serta merupakan upaya melawan hukum untuk mengubah status quo historis dan hukum yang berlaku.

Mereka menegaskan, Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki maupun atas tempat-tempat suci Islam dan Kristen di kota tersebut.

Selain itu, para menteri mengecam pelanggaran-pelanggaran dan tindakan-tindakan yang terus berlangsung serta dilakukan secara sistematis oleh Israel, sebagai Kekuatan Pendudukan, yang bertujuan mengubah karakter historis, hukum, dan demografis Yerusalem Timur yang diduduki, serta merongrong kesucian dan status tempat-tempat suci Islam dan Kristen.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |