REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Puluhan santri bersama para pengajar Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, mendapat kesempatan mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (30/7/2026). Kunjungan edukatif tersebut menjadi sarana bagi para santri untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus mengenal lebih dekat sejarah dan sistem pemerintahan Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Para santri menyambut kesempatan tersebut dengan antusias karena dapat melihat langsung pusat pemerintahan negara.
Selama berada di kompleks Istana Kepresidenan, para santri diajak mengunjungi sejumlah area penting. Mereka juga memperoleh penjelasan mengenai sejarah berdirinya Istana Negara, fungsi berbagai bangunan di lingkungan istana, hingga peran strategisnya dalam penyelenggaraan pemerintahan Republik Indonesia.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH Muhammad Fatwa mengatakan, kunjungan tersebut menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi para santri. Menurut dia, pendidikan tidak hanya diperoleh melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan.
"Kunjungan ini merupakan pengalaman pembelajaran yang sangat berharga. Santri kami tidak hanya mempelajari sistem pemerintahan dan sejarah bangsa melalui buku, tetapi juga menyaksikan secara langsung dinamika kenegaraan. Ini sejalan dengan visi pesantren untuk mencetak generasi yang unggul dalam ilmu keislaman sekaligus berwawasan kebangsaan," ujar Kiai Fatwa dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Kamis (30/7/2026).
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan semangat belajar, mengukir prestasi, serta memperkuat tekad para santri untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Program "Istana untuk Anak Sekolah" merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah membuka ruang edukasi bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui program ini, peserta diajak mengenal lebih dekat simbol-simbol kenegaraan sekaligus memahami proses penyelenggaraan pemerintahan.
Bagi Pondok Pesantren Darul Amanah, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap Tanah Air kepada para santri.
Pesantren berharap pengalaman belajar di Istana Kepresidenan dapat memotivasi para santri untuk terus bermimpi besar, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berintegritas, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Generasi Emas 2045.

2 hours ago
1













































